Islam Agama Politik Dan Spiritual

"Hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agama kamu, dan telah Aku cukupkan untuk kamu nikmat-Ku, serta Aku ridhai Islam sebagai agama kamu."(Q.s.Al-Maidah:3)

PANCASILA YANG MANA?


PANCASILA YANG MANA? Saat ini begitu mudahnya orang menisbatkan dirinya sebagai pancasila."Saya pancasila!" Namun, bagaimana sebenarnya seoarng pancasilais sejati wujudnya, tak ada yang bisa menjelaskan.

Ketika pengunjung sidang di PTUN jakarta mengumandangkan takbir: Allahu Akbar! Tanpa di duga ada sekelompok orang yang mendukung pemerintah berucap: "Pancasila, Pancasila". seolah takbir itu harus dilawan dengan pancasila. 

Muncul pertanyaan kemudian, apakah pancasila itu menentang ajaran Islam? Sadarkah mereka yang menentangkan itu?

Kenyataan ini tidak bisa dilepaskan dari sikap rezim di negeri ini terhadap umat Islam. Ini tak bisa dipungkiri merupakan buntut dari peristiwa kekalahan Basuki Tjahaja Purnama di pilkada DKI Jakarta tahun lalu. Gara-gara umat Islam Ahok yang begitu perkasa,dengan dukungan dana dan segalanya, tumbang oleh Umat Islam.


Pasca itu, umat Islam dicap sebagai intoleran dan anti kebinekaan gara-gara tidak mau memilih pemimpin kafir. Lama-kelamaan tak hanya cap itu saja yang disematkan, umat Islam dituding anti Pancasila dan anti NKRI.

Dendam kesumat itu begitu terasa. Sudah banyak tokoh Umat Islam yang dikriminalisasi dengan berbagai tuduhan. Bahkan ada yang dihadapkan ke meja hijau. Dan terakhir, Ormas yang menyuarakan Islam dicabut legalitasnya tanpa proses pengadilan.

Islam memang kini jadi musuh. Padahal merekalah yang berperan besar dalam memerdekakan negeri ini. Para Ulama yang menggerakan Umat untuk melawan penjajah. Dan giliran mereka, keinginan untuk berhukum kepada Islam dihadang. Mereka dikalahkan oleh kaum Nasionalis untuk menerima pancasila.

Sayangnya, Pancasila ini sangat terbuka pemaknaannya.  Hingga kini tak ada yang bisa mendefinisikan dan menjabarkan dengan jelas dan gamblang setiap sila yang ada. Akibatnya, multi interpretatif. Tak heran jika Pancasila akhirnya interpretasinya sepenuhnya milik penguasa. Ada pancasila versi Soekarno, versi Soeharto, mungkin juga versi Jokowi.

Dalam perjalan masa, apa yang disebut Idiologi ini sangat rentan menjadi alat pemukul lawan-lawan politik Penguasa. Kenyataan ini terbukti dalam perjalanan sejarah Indonesia. Siapa yang tidak sejalan dengan rezim dituding anti pancasila. Digebuk dan disingkirkan.

Disisi lain, rezim justru asyik bermain-main dengan asing. Penguasa membiarkan asing menjarah kekayaan negeri ini yang seharusnya dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Penguasa membiarkan rakyat rusak moralnya dengan miras dan seks bebas, serta lainnya.

Apakah ini semua pancasila? Pancasila yang mana? Jangan salahkan umat Islam jika mereka gagal paham dengan pancasila karena mereka melihat fakta yang berbeda dengan jargonnya (MU-214) 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PANCASILA YANG MANA?"

Post a Comment